Salurkan Dua Ribu Nasi Bungkus

BUPATI Noer Tjahja bersama Sekkab Hermanto Subaidi turun langsung lokasi banjir pukul 11.00. Kali pertama kawasan yang dipantau adalah pelataran Monumen Trunojoyo. Saat tiba di jantung Kota Sampang ini, bupati geleng-geleng kepala melihat luapan air bah Sungai Kali Kemoning yang sudah mengepung monumen.

Kemudian, bupati dab rombongan berjalan ke Jalan Panglima Sudirman yang termasuk daerah langganan banjir. Setiba di lokasi, bupati langsung mencopot sepatunya, memilih nyeker lalu blusukan ke rumah-rumah penduduk.

Kehadiran orang nomor satu di lingkungan pemkab ini mengagetkan warga. "Eh Bapak Bupati. Mohon maaf Pak, rumah kami berantakan," ujar Kiki, salah seorang warga.

Saat berdialog dengan warga, Noer Tjahja menanyakan awal masuk air ke rumah-rumah warga dan volume air. "Sebenarnya, luapan air bah ini merupakan salah satu fenomena alam yang sudah biasa terjadi di Kota Sampang," kata Kiki.

Yusuf, tetangga Kiki, membenarkan. Kepada bupati, pria mengatakan, air mulai masuk ke kawasan warga Jalan Panglima Sudirman sejak pukul 07.00. "Di luar dugaan, ternyata volume air meningkat dan arusnya semakin kencang," ungkapnya.

Mendengar penuturan warga, bupati lalu minta agar mereka bersabar dan lapang dada. Sebab, sebenarnya tidak ada yang menghendaki kehadiran luapan air Sungai Kali Kemoning. "Kami berdoa dan sangat berharap air bah ini lekas surut," kata bupati.

Sementara Sekkab Hermanto Subaidi mengatakan, pemkab mendirikan dua unit posko penanggulangan bagi korban banjir. Lokasinya di kantor bappeda dan kessos. "Posko di kantor kessos akan membagi-bagikan sedikitnya 2.000 paket nasi bungkus," ujarnya yang kemarin didampingi Kepala Kantor Kessos Suwarno.

Dia berjanji pemkab akan bergerak cepat menanggulangi korban banjir. "Kendati pelayanan yang kami berikan terkendala minimnya ketersedian kayu bakar dan minyak tanah, tapi kami siap memberikan pelayanan yang cepat kepada masyarakat korban banjir," tandas Suwarno. (yan/mat)

Sumber: Jawa Pos, Jum'at, 12 Desember 2008

0 Comments:

Post a Comment

<< Home