Jatim Berduka Dua Hari

Gubernur Jawa Timur Soekarwo menetapkan hari berkabung provinsi selama dua hari menyusul wafatnya mantan Gubernur Jawa Timur M Noer. Semua instansi pemerintahan dan masyarakat diminta menaikkan bendera setengah tiang selama masa berkabung.

Soekarwo mengatakan, Jatim sangat kehilangan dengan kepergian M Noer. Gubernur Jatim pada tahun 1970-an itu meletakkan dasar-dasar pembangunan Jatim sehingga maju seperti sekarang.

"Hari ini Jatim kehilangan putra terbesarnya. Pemerintah provinsi akan mengibarkan bendera setengah tiang hari ini dan besok sebagai tanda berkabung," ujarnya saat melayat ke rumah duka di Surabaya, Jumat (16/4/2010).

Semasa menjadi Gubernur Jatim, M Noer dikenal sangat disiplin. Almarhum juga dikenal punya ide-ide besar untuk pembangunan Jatim. Salah satunya adalah mencetuskan ide pembangunan Jembatan Suramadu pada masa pemerintahannya.

Jembatan itu baru terealisasi hampir 30 tahun setelah idenya dicetuskan tahun 1970-an. M Noer meninggal dunia pada usia 93 tahun di RS Darmo, Surabaya, Jumat (16/4/2010) pukul 08.50. Sebelum meninggal, ia sudah dirawat selama hampir tujuh bulan di rumah sakit itu karena berbagai penyakit dan usia lanjut. (Kris R Mada)

Sumber: Kompas, Jumat, 16 April 2010

Labels: , , ,

M Noer Dimakamkan di Somor Kompah

KOMPAS/HERU SRI KUMORO
Pelayat berdoa di depan jenazah Mohammad Noer, mantan Gubernur Jawa Timur sekaligus sesepuh Madura di rumah duka Jalan Anwari, Surabaya, Jumat (16/4/2010). Mohammad Noer, penggagas Jembatan Suramadu meninggal dunia pada usia 93 tahun di RS Darmo.

Almarhum Mohammad Noer, mantan Gubernur Jatim periode 1967-1976 rencananya akan dimakamkan, Sabtu (17/4/2010) besok sekitar pukul 11.30 di Pemakaman Keluarga, Jalan Merapi, Somor Kompah, Sampang, Madura.

Penggagas pembangunan Jembatan Suramadu ini akan dikebumikan setelah dishalatkan di tiga masjid, yaitu Masjid Al Falah Surabaya, Masjid Agung Bangkalan, dan Masjid Agung Sampang.

"Insyaallah Bapak dimakamkan sebelum dzuhur di pemakaman keluarga Somor Kompah, Sampang. Awalnya, Bapak akan dimakamkan hari ini, Jumat (16/4) tapi akhirnya ibu meminta pemakanan beliau ditunda hingga besok, Sabtu (17/4)," kata putra ketiga almarhum Mohammad Noer, Prof dr Sjaifuddin Noer, Jumat (16/4) di rumah duka, Jalan Anwari 11, Surabaya.

Almarhum Mohammad Noer meninggal dunia sekitar pukul 08.50 di Ruang ICU, Rumah Sakit Darmo, Surabaya. Sesepuh Madura ini meninggalkan seorang istri, delapan anak, 21 cucu, dan 6 cicit. Hingga, Jumat (16/4) siang, dua putra Mohammad Noer masih berada di luar negeri, yaitu putra ke-4 M Sjaifurrachman Noer yang berada di Seatle, USA; dan putra putra ke-2, Prof dr Sjaifullah Noer, yang tengah menghadiri kongres ginjal anak di Paris. (Aloysius Budi Kurniawan)

Sumber: Kompas, Jumat, 16 April 2010

Labels: , , , , ,