Madura, Hasil Karya Mahasiswa Munich

Mobil konsep Lamborghini Madura

Slavche Tanevsky, seorang mahasiswa di Universitas Munich, Jerman, telah menciptakan mobil konsep masa depan, Lamborghini Mandura.

Penggunaan Madura, Tanevsky merujuk pada nama pulau di Indonesia. Pulau ini, menurut Tanevsky, terkenal dengan bantengnya. Bagi bangsa Jerman, penamaan mobil hampir selalu dikaitkan dengan keperkasaan banteng.

Sebenarnya bila di Indonesia, Madura terkenal dengan sapi-sapi yang kuat. Sapi-sapi ini biasanya dilombakan dalam ajang karapan sapi.

Konsep ini merupakan bekerja sama Lamborghini dan Audi. Lamborghini sendiri menyiapkan seluruh bahan baku proyek itu. Menurut Tanevsky, proyek ini merupakan produk hibrida pertama Lamborghini yang dijadwalkan keluar pada 2016.

Sebagai mobil hibrida yang efisien bahan bakar dan ramah lingkungan, tidak membuat Lamborghini Madura ini tak menarik. Mobil ini didesain dengan rangka dan cat futuristik.

Meskipun desain ini samar-samar mirip pada mobil konsep Reventón dan Estoque, namun desain Madura lebih ramping, lebih terfokus, dan lebih agresif.

Di bagian depan, fitur Madura lebih ramping pada lampu depan membuat ruang bagi lubang udara yang lebih besar. Madura juga didesain berkelok yang bisa mengarahkan angin lebih sempurna. (World Car Fans) (Hadi Suprapto)

Sumber: VIVAnews, Kamis, 10 Desember 2009

Labels: , , ,

Lamborghini Pakai Nama Madura

Produsen mobil mewah Lamborghini menggunakan nama Madura untuk salah satu mobil konsepnya. Mobil konsep ini dirancang oleh Slavche Tanevsky, mahasiswa Munich University of Applied Sciences.

Seperti dikutip Worldcarfans, Rabu (9/12/2009), Tanevsky mengaku terinspirasi dengan Pulau Madura di Jawa Timur yang terkenal dengan karapan sapinya itu. Mobil konsep itu tercipta atas kolaborasi Tanevsky dengan perancang Lamborghini dan Audi.

"Madura diusulkan untuk menjadi mobil Lamborghini hybrid pertama yang dijadwalkan akan diproduksi pada 2016," ujar Tanevsky.

Tanevsky menuturkan mobil konsep super itu akan memiliki efisiensi bahan bakar tinggi dan lebih ramah lingkungan dengan mesin hybrid yang digendongnya.

Meskipun samar-samar mengingatkan kita pada pada Lamborghini Reventón dan mobil konsep Estoque, seluruh desain dari Madura memiliki desain lebih ramping, lebih terfokus, dan lebih agresif.

Di bagian depan, fitur lampu utama Madura lebih ramping, air intake yang besar. Di bagian belakang mobil, mesin hybrid yang ditanamkan Tanevsky menghasilkan garis-garis rumit labirin yang membantu memberikan penampilan mobil yang unik. Kapan masuk Indonesia dan lewat Jembatan Suramadu ya? (Dadan Kuswaraharja - detikOto )

Sumber: detikOto, Rabu, 09/12/2009

Labels: , , ,