Terseret Arus, Siswa Tewas

Usai Observasi Biota Laut, Wisata ke Pantai Lombang

BATANG - Civitas SMA Muhammadiyah Sumenep berduka. Seorang siswanya Dedi Supriyadi,16, tewas terseret arus di Pantai Wisata Lombang, Kecamatan Batang - Batang, Sumenep, kemarin.

Sedangkan tiga orang lainnya yang tenggelam bisa diselamatkan. Mereka adalah Abd. Aziz, 28; Teguh Dwi Cahyono, 16; dan Muhlas, 28. Ketiganya berusaha menolong Dedi yang terbawa arus laut dan selamat dari pusaran arus setelah ditolong warga.

Menurut Sudahnan, 45, warga setempat yang menolong korban, sebelum kejadian Dedi bermain air di tepian pantai. Tapi, sesaat kemudian pengunjung Pantai Lombang dikejutkan teriakan orang minta tolong. Korban minta tolong karena terseret arus air menggerus pasir yang terus berkubang ke bawah.

Mendengar teriakan Dedi, teman - teman dan guru pembimbingnya berhambur untuk memberikan pertolongan. Tiga orang datang memberi pertolongan, yakni Abd. Aziz, Teguh Dwi Cahyono, dan Muhlas. Tapi, mereka juga terseret air laut. "Saat itu air terus menyeret mereka," kata Sudahnan.

Melihat para korban panik, Sudahnan berlari ke lokasi kejadian untuk memberikan pertolongan. Upayanya berhasil. Dia bisa mengangkat ketiga korban. Tapi, satu korban, Dedi, tidak bisa ikut diangkat.

Setelah berhasil menyelamatkan ketiga korban, Sudahnan dan sejumlah warga berusaha mencari Dedi. Beberapa menit kemudian, warga melihat tubuh Dedi muncul ke permukaan air. Tubuh korban pun segera diangkat ke pinggir pantai. Tapi sayang, korban sudah tidak bernafas lagi.

Selanjutnya tiga korban selamat dan mayat Dedi dibawa ke Puskesmas Leggung Timur, Kecamatan Batang - Batang. Saat dikonfirmasi koran ini di Puskesmas Leggung Timur, salah seorang korban yang berhasil selamat Teguh Dwicahyono mengatakan, kejadian tersebut berlangsung cepat dan tanpa diduga.

Saat Dedi meminta pertolongan, dia langsung berhambur ke tempat kubangan air untuk menyelematkan temannya itu agar tidak tenggelam. Di dalam kubangan air itu dia mencoba mengambil tubuh Dedi. Teguh berhasil memeluk Dedi. Tapi, tubuh keduanya makin masuk ke dalam kubangan air.

Lalu, Teguh pun berusaha melepaskan diri dari pelukan Dedi untuk menyelematkan diri. "Saya berusaha untuk lepas dan berenang ke pinggir," akunya dengan wajah sedih.

Sementara Kapolsek Batang - Batang melalui Kanit Reskrim Aiptu Supeno mengatakan, sebelum kejadian 38 siswa SMA Muhammadiyah Sumenep dan guru pembimbingnya melakukan observasi biota laut di Desa Lombang, Kecamatan Batang - Batang. Setelah observasi, mereka rekreasi ke Pantai Wisata Lombang.

Sebelum kejadian, para guru pembimbing sudah memberikan arahan agar siswa tidak mandi. Dedi Supriyadi, rupanya, memilih berjalan di sepanjang pantai. "Beberapa menit kemudian dari arah pantai Dedi berteriak minta tolong," kata Supeno.

Saat itu juga tiga orang dari rombongan berhambur memberikan pertolongan. Tapi ketiganya hampir saja ikut tenggelam, nemun bisa ditolong. Sementara Dedi tidak bisa diselematkan. (tur/mat)

Sumber: Jawa Pos, Senin, 06 April 2009

Labels:

0 Comments:

Post a Comment

<< Home