Turut Siapkan Masyarakat Pasca Suramadu

Keinginan untuk mengetahui perkembangan pembangunan jembatan suramadu terus menggelayut dipikiran masyarakat. Ini pula yang ada dipikiran pengurus GP Anshor Bangkalan.

Kemarin (7/5), rombongan GP Anshor Bangkalan mengunjungi kantor proyek jembatan Suramadu di Kecamatan Labang. Tujuannya, untuk mengetahui perkembangan terakhir terkait pembangunannya. Sehingga, masyarakat bisa memahami persiapan yang harus menjadi perhatian.

Menurut Ketua PC GP Anshor Bangkalan, Hosun M. SPd, maksud kunjungannya beserta 4 Anak Cabang Anshor di sekitar Suramadu (yakni dari Kecamatan Tragah, Labang, Kamal dan Burneh) tersebut adalah untuk memberi tahu kepada masyarakat mengenai perkembangan terbaru pembangunan bernilai triliunan itu. "Minimal, sekembalinya dari lokasi pembangunan kita punya gambaran kepada masyarakat untuk melakukan beberapa persiapan," ungkapnya.

Di kantor proyek Suramadu, mereka disambut langsung oleh pimpinan proyek pembangunan Suramadu sisi Madura, Ir Siswa Ardianto. Darinya, rombongan berjumlah 20 orang serta anggota Banser Bangkalan ini mendapatkan banyak informasi terkait kondisi terakhir pembangunan Suramadu.

"Intinya, membangun suramadu asalkan ada dananya bisa diselesaikan. Tapi yang terpenting bukan itu," tuturnya. Yang harus diperhatikan, lanjutnya, kesiapan masyarakat secara psikologi maupun mental menghadapi perubahan-perubahan pasca suramadu. Sebab, akan ada banyak hal baru yang akan masuk ke Madura ketika suramadu mulai dioperasikan dan mulai banyak pendatang dari luar daerah maupun dari luar negeri yang masuk.

Ditegaskan, masyarakat Madura adalah masyarakat yang pertama kali harus merasakan manfaat atas keberadaan yang menghubungkan pulau Jawa dengan Madura tersebut. "Kalau belum siap tentu akan berdampak pada masa depan masyarakat," tandas Hosun.

Oleh karenanya, pihaknya akan berupaya mengikuti secara berkesinambungan perkembangan pembangunan jembatan. "Setiap kemajuan akan kami ikuti. Setelah itu akan kami sampaikan ke masyarakat," paparnya. Harapannya, imbuh dia, ada pemerataan di semua sektor mengenai banyak hal. Terutama, penyerapan dan pemberdayaan masyarakat Madura sendiri untuk memajukan dan meningktkan taraf hidupnya. (c2/adv/rd)

Sumber: Jawa Pos, Kamis, 08 Mei 2008

1 Comments:

At 6:33 AM, Blogger icanxkecil said...

Sakalangkong ampon peduli dek madure, cek peraggeh polanah gik benynyak ternayata taretan se bangga deddhi oreng madure.

Salam Taretan
Faizal

 

Post a Comment

<< Home